Ø
Pengertian
Routing Static
Routing static adalah sebuah router yang memiliki
tabel routing static yang di setting secara manual oleh para administrator
jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat
dilakukan pada jaringan computer.
Ø
Kelebihan
& Kekurangan Routing Static
v
Kelebihan
Routing Static
ü
Meringankan
kinerja prosesor router
ü
Tidak
ada bandwith yang digunakan untuk pertukaran informasi dari table isi routing
pada saat pengiriman paket
ü
Routing
static lebih aman dibandingkan routing dynamic
v
Kekurangan
routing static
ü
Administrator
jaringan harus mengetahui semua informasi dari masing – masing router yang
digunakan
ü
Hanya
dapat digunakan untuk jaringan berskala kecil
ü
Administrasinya
cukup rumit dibanding routing dynamic, terlebih jika ada banyak router yang
harus dikonfigurasi secara manual
Ø
Konfigurasi
Routing Static
1)
Buka
aplikasi Cisco Packet Tracker. Tambahkan 2 PC dan 2 router.
2)
Sambungkan
router 0 dengan router 1 menggunakan kabel DTE, dari router ke PC menggunakan
kabel crossover.
3)
Settinglah
IP masing – masing PC. Caranya klik PC >> Dekstop >> IP
configuration.
PC 0
·
IP
address 192.168.1.1
·
Subnet
mask 255.255.255.0
·
Default
gateway 192.168.1.2
PC 1
·
IP
address 192.168.2.2
·
Subnet
mask 255.255.255.0
·
Default
gateway 192.168.2.1
4)
Selanjutnya
lakukan konfigurasi pada router
Konfigurasi Router 0 :
# no
# enable
# configure terminal
# interface fastethernet 0/0
# ip address 192.168.1.2. 255.255.255.0
# no shutdown
# exit
# interface serial 2/0
# ip address 192.168.10.10 255.255.255.0
# no shutdown
# exit
# ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.10.11
Konfigurasi Router 1 :
# no
# enable
# configure terminal
# interface fastethernet 0/0
# ip address 192.168.2.2. 255.255.255.0
# no shutdown
# exit
# interface serial 2/0
# ip address 192.168.10.11 255.255.255.0
# no shutdown
# exit
# ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.10.10
5)
Jika
sudah di konfigurasi dan tanda titik berwarna hijau, lakukanlah PING atau bisa
saling kirim pesan ( informasi/data ) pada masing – masing PC.
6)
Jika
hasilnya Successful, berarti
konfigurasinya benar dan bisa berjalan dengan lancar, Inilah hasilnya …





Komentar
Posting Komentar